Halaman

Jumat, 10 Januari 2014

Sometimes we just miss the memories, not the person.

Setiap aku kembali mengingat masa itu, aku merasa jiwaku tersedot oleh waktu. Mengingatnya membuatku merasa aku benar-benar kembali ke masa itu. Tiap detil kejadian aku tau, tak pernah lupa, dan aku sangat bahagia.

Aku ingat bagaimana aku selalu memandang punggung dan kepalamu dari belakang, bagaimana aku menikmati tiap perseteruan kita, bagaimana aku begitu kesal padamu yang suka mengambil barang-barangku sesuka hatimu, bagaimana kau mengejekku, bagaimana ketika kau marah padaku, bagaimana ketika kau menatapku, tersenyum padaku, dan bagaimana tanpa kau sadari kau membuatku jatuh hati.

Ingatan itu, walau itu keadaan yang menyakitkan entah kenapa aku bahagia tiap kali aku mengenangnya. Tiap aku melihat fotomu, aku tersenyum. Tujuh tahun lamanya ingatanku tentang mu menggelayut, tak mau pergi, biar ku usir berkali-kali.

Ada orang yang bilang bahwa terkadang kita merindukan kenangan, bukan orangnya. Dan aku sadar bahwa apa yang orang katakan itu benar. Mungkin aku memang jatuh padamu. Tapi waktu perlahan-lahan mengikis rasa itu dan hanya meninggalkan kenangan tentangmu. Aku mencintaimu, dulu. Dan sekarang aku merindukan tentangmu, bukan dirimu.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar