Aku ini adalah tempat yang diciptakan oleh-Nya untukmu. Untuk menggantungkan semua mimpi-mimpimu, menebarkan seluruh asamu, dan menyandarkan cita-citamu.
Kamu boleh bertanya, berpikir, mengamati, merenungi kenapa aku ada dan kenapa kamu juga ada. Karena memang, sudah banyak manusia yang bertanya, berpikir, mengamati, merenungi kenapa aku ada dan kenapa mereka juga ada.
Hari ini, Penciptaku memberikanku sebuah hadiah. Dan hadiah itu adalah surat perkenalan kita. Tapi sayangnya, waktu yang diberikan untuk menuliskan surat ini tak banyak.
Aku sudah mengenalmu, juga mengenal seluruh teman-temanmu sesama manusia. Jadi, sebelum waktuku habis, aku ingin kamu menyampaikan pesan ini kepada teman-temanmu.
Aku diciptakan sama seperti kalian. Kita punya batas waktu. Jadi, sebelum kehancuranku, gapailah seluruh mimpi-mimpimu yang kamu gantungkan, seluruh asamu yang kamu tebarkan, semua cita-cita yang kamu sandarkan padaku. Setinggi apa pun itu, mimpi bukan hanya sekedar mimpi, tapi ia adalah nadimu, asa bukan hanya asa, ia adalah oksigen untukmu, dan cita-cita bukan hanya cita-cita, karena ia adalah jiwamu.
Yah, waktunya habis. Sampai jumpa.
Love,
Dunia
.jpg)

