Halaman

Sabtu, 18 Mei 2013

Apakah bebas adalah duniamu ?



Masa kanak-kanak adalah masa dimana kau akan berpikir bahwa dunia adalah milikmu sendiri. Dan duniamu itu terlihat seperti sebuah balon, bebas. 

Balon bisa terbang bebas, setinggi yang ia mau, bahkan ia tak kenal arah, jarak dan waktu. Namun sepertinya kau sedikit salah tanggap tentang balon itu. Karena pemilik balon, takkan rela balon miliknya terbang bebas bahkan sampai pecah tertusuk benda tajam hanya dalam sekejap mata. Maka ia akan menyiapkan tali untuk mengikatkan balon itu ditangannya dengan erat.

Yah, sebenarnya begitulah duniamu. Tak sebebas yang kau pikirkan. Tuhan mengikat duniamu, agar duniamu terjaga dari segala ancaman. Karena duniamu sebenarnya adalah pemberontak, ingin bebas sebebas-bebasnya tanpa mengenal arah, jarak dan waktu.

Jadi, biarkanlah Yang Maha Kuasa lagi Maha Pengasih mengatur hidupmu. Percayalah, itu adalah yang terbaik, karena Dia selalu menjaga duniamu :)

12 komentar:

  1. u right . sekarang kalau kamu disuruh jadi anak" lagi mau g ? alasanya ?

    BalasHapus
  2. Setelah dipikir-pikir, jawabannya adalah engga. Gimana pun, aku bahagia menjadi dewasa, anak-anak adalah fase kehidupan kita, dan kita udah ngerasain masa-masa itu, sedangkan fase dewasa belum sepenuhnya kita rasain, jadi gada alasan untuk kembali menjadi anak-anak :)

    BalasHapus
  3. yupzzzz....,
    bebas siih boleh2 jha, asal pake aturan...
    hahahaha... :) :)

    BalasHapus
  4. yappp
    setuju..
    tapi terkadang pengen jadi anak2 lagi kalo dah dewasa sni bnyak terikat tugass :D

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hahaha iya, terkadang kalau kita lagi ada di titik jenuh :)

      Hapus
  5. Komentar ini telah dihapus oleh pengarang.

    BalasHapus
  6. Bener kta kk fika,

    Bebas itu boleh,
    Tpe tetep pke aturan :D
    Hehheh

    BalasHapus
    Balasan
    1. yap, kakak juga setuju sama kamu dan kak fika :D
      makasih wendi komentarnya :D

      Hapus
    2. maka datanglah agama yang menuntun kita ke jalan yg benar.. yippy

      Hapus
    3. iya sobi :) jadi jangan pandang agama hanya sebagai pembatas ruang gerak kita :) tapi lebih untuk menuntun kita menghadapi dunia yang "bebas" :)

      Hapus
  7. setuju, sebebas apapun dunia kita pasti selalu ada aturan yang mengikat.. boleh bebas asal pantas :)

    BalasHapus